
Di kalangan masyarakat Betawi terdapat ritual atau adat istiadat memanggil nama anak yang sudah meninggal sebelum dewasa atau akil baligh, atau juga anak yang meninggal ketika masih di dalam kandungan (keguguran) atau anak yang meninggal pada saat dilahirkan. Ritual ini adalah untuk memelihara atau menjaga roh anak kecil yang sudah meninggal dan sewaktu-waktu dapat menjelma. Roh anak yang dipelihara tersebut disebut sebagai anak ambar atau disebut juga ruh el kawakib. Roh anak ambar tersebut harus dipelihara oleh orang tuanya dengan penuh kasih sayang. Kata ambar berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya "menghilang". Tradisi memelihara...